5 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Minimal Rp 1 juta
5 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Minimal Rp 1 juta

5 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Minimal Rp 1 juta

Tips Memulai Bisnis VipBerita – Modal merupakan salah satu hal terpenting dalam memulai bisnis, namun seringkali membuat orang enggan untuk memulai bisnis.

Ini mungkin karena sering ada ketakutan bahwa Anda tidak akan bisa mendapatkan pengembalian yang diinginkan atau menjalankan perusahaan Anda dengan modal yang kecil.

Nyatanya, hal ini tidak selalu terjadi karena Anda dapat memulai bisnis sendiri dan mewujudkan impian Anda dengan modal sesedikit satu juta rupiah.

Raymond Chin, salah satu pendiri EO dan Money Livestock, menyatakan hal yang sama dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.

Menurut Raymond, ada 5 tips memulai bisnis dengan modal minimal 1 juta rupiah yang bisa Anda coba. apa, ya?

Tips Memulai Bisnis

1. Ide bisnis

Untuk memulai bisnis dengan sedikit atau tanpa modal, Raymond menyarankan untuk tidak terpaku pada toko fisik saat mencari ide bisnis.

BACA JUGA  11 Bisnis Online Tanpa Modal Untuk Pelajar yang Menjajikan

“Anda tidak bisa membuka restoran atau kantor tanpa modal yang banyak. Pastikan produk Anda dijual secara digital dan out of stock,” kata Raymond.

“Biasanya ide bisnis datang dari hal-hal biasa. Bisa jadi ide besar, misalnya membuka restoran, tapi nyatanya kita masak di dapur sendiri dan menjualnya secara online,” tambahnya.

Dia mendorong Anda untuk melihat peluang dalam aktivitas sehari-hari Anda dalam memilih ide bisnis. Misalnya, mereka menjual basreng (bakso goreng).

2. Riset

Dengan modal kecil, Anda perlu melakukan riset pasar dan riset pesaing untuk membantu pengusaha menentukan jenis produk dan strategi pemasaran.

Raymond berkata, “Riset pasar, itu namanya bass. Jika banyak orang yang mencarinya, lihat-lihat dan temukan aplikasi pengiriman makanan yang menjual banyak basa atau tidak.”

BACA JUGA  5 Ide Bisnis Kekinian yang Cocok untuk Mahasiswa

Tahap penelitian pesaing adalah prinsip Raymond.

Investor muda itu berkata, “Mulailah dengan produk pesaing Anda, temukan harga dan layanannya. Prinsipnya ATM (monitor, tiru, dan modifikasi) produk Anda.”

3. Produk

Bagian produk dari modal 100% digunakan hingga 40%. Misalnya, untuk studi kasus penjualan di Basreng, ini berarti bahwa modal yang dialokasikan adalah Rs 400.000.

Raymond mengingatkan kita untuk tidak membuat persediaan produk dalam jumlah besar, karena produk yang dijual belum tentu laku.

Raymond melanjutkan, “Modal kecil harus memperhatikan arus kas, jadi ada baiknya untuk melakukan pre-order atau lump sum. Modal kecil tidak mengharapkan saham besar. Juga, mengharapkan pengembalian yang baik.”

4. Pemasaran

Untuk anggaran pemasaran, Raymond juga mengalokasikan 40% dari modal.

Namun, jika bicara pemasaran, fokusnya bukan pada promosi, melainkan pada elemen pelengkap yang nantinya akan melekat pada produk yang dipasarkan.

BACA JUGA  5 Ide Bisnis Kekinian yang Hasilkan Cuan Besar

“Pasar produk Anda setelah siap,” kata Raymond. “Anda memiliki anggaran kecil, jadi seluruh modal Anda tidak harus terfokus pada distribusi atau promosi.”

Raymond juga mengatakan, “Bagus untuk membuat dasar untuk desain, logo, kemasan, dll. Ini akan lebih berguna di masa depan.”

5. Operasi

Sisa 20% modal digunakan untuk operasional. Namun, itu tidak dimaksudkan untuk membayar gaji karyawan, tetapi untuk catatan keuangan dan dana talangan.

Dengan modal usaha 40% untuk produk, 40% pemasaran dan 20% operasional, Raymond optimis strategi memulai bisnis dengan modal kecil bisa menghasilkan banyak uang.

Raymond menyimpulkan, “Kunci untuk mengoperasikan modal kecil terutama adalah arus kas.”

Nah, menurut investor Tanah Air, itulah 5 tips memulai bisnis dengan modal minimal Rp 1 juta atau lebih. Tertarik untuk mencobanya?